Kamis, 10 September 2015

Sunday History

  Hi guys!disini kami akan menceritakan tentang kelompok persahabatan sunday dan blog sunday ini.

Sunday adalah sebuah kelompok persahabatan yang terdiri dari:

Msy.Sundari Rahma Risky
Anisa Julianty
Tasya Marshanda
Msy.Wahyuni

Nama sunday sendiri terdapat dari nama kami seperti Sun=SUNdari,DA=tasya marshanDA,A=Anisa,Y=Yuni

Tak lupa nama sunday sendiri didapat ketika kami bermain restoran-restoranan,waktu itu kami bingung mencari nama untuk restoran kami,akhirnya nama sunday didapat dan lama-kelamaan itu menjadi nama persahabatan kami.Tetapi dulu Sunday berdiri hanya 3 orang,tetapi akhirnya Tasya Marshanda menjadi dekat dengan kami dan akahirnya dia masuk dalam Sunday.

Kami juga punya sejarah dengan kelompok persahabatan yang lain.Waktu itu hari jumat tanggal 24 maret 2015.Ketua cabe-cabean sekolah kami,membuat kelompok persahabatan beranama KKAK artinya kece-kece anak kota.Alay bangetkan.Iuuuh,dia juga membuat grup lagi bernama KKC artinya kece-kece cantik,alay kan.Dan sama si Ketua cabe-cabean itu kami dimasukkin di grup itu dan ciih,akhirnya kami terpaksa masuk,soalnya dia sudah kayak bos disekolah ini,siapapun yang jahat sama dia bisa nggak punya temen,huh terpaksa.Akhirnya kami hanya bisa pasrah melihat kealayan mereka,dan pada akhirnya disaat pelajaran IPS si ketua cabe-cabean itu mengganti nama grup tersebut menjadi Sisinga  Mangamerah15.Nama itu diambil dari nama kerajaan Sisinga Mangaraja dan angka 15 diambil dari jumlah anggotanya.Tapi sama-sama alay sih.Dan si ketua cabe-cabean itu  pernah biang kayak gini "Aku dong generasi penerus bangsa,bukan kalian generasi penerus cabe-cabean dan terong-terongan",Kami yang denger kayak gitu cuman bisa berpikir kayak gini "nggak sadar tuh orang".Huh.

Disaat kami kenaikan kelas 6 kami berpisah,dan akhirnya sunday selalu bersama dan terpisah dari grup alay itu.Kami selalu bersama,mungkin saja mereka mengeluarkan kami secara diam-diam,kalo iya.Kami bisa buat hajatan kali.Hihihihihihihihihihihihi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar